Agenda Terkini
-
6 Mei 2012 : Jelajah Budaya "Feel The Spirit of SOLO"
12 April 2012 : Seminar Pendidikan dan Budaya Perancis "Time to Explore France More"
24-25 Maret 2012 : Bakti Sosial "KOMAHI Berbagi" di Panti Asuhan Nailunnajjah di Desa Piyungan, Bantul
22 Maret 2012 : SMS#1 "Mari Terampil Menulis Skripsi"
22 Maret 2012 : Stand UP Comedy KOMAHI UMY di Lobi FISIPOL
16 Maret 2012 : IRFD 2012 #2 "Krisis Suriah" bersama Dr. Sidik Jatmika di Ruang Simulasi Sidang
6 Maret 2012 : IRFD 2012 #1 "Embargo Minyak Iran" di Lantai Dasar Mesjid KH. Ahmad Dahlan
5 Maret 2012 : Workshop Pelatihan Bahasa Korea bersama M. Donny Kurniawan, Penulis Kamus Bahasa Korea
3-4 Maret 2012 : MAKRAB FKMHII Wilayah 4 di Omah Jawi, Kaliurang Yk.
22-23 Februari 2012 2012 : IROS 2012 di SMAN 8 Yk. dan Muallimin Muhammadiyah Yk.
Selaku pembicara pertama, Dr. Rizal Sukma memaparkan beberapa penyebab adanya separatisme di Indonesia. Disampaikan oleh Dr. Rizal Sukma yang merupakan kelahiran Aceh menceritakan pengalaman-pengalamannya pada saat terjadinya operasi militer di Aceh. Peserta seminar dijelaskan dengan penyebab utama terjadinya separatisme yang ternyata bukan dari intervensi asing melainkan dari dalam Indonesia sendiri. Dr. Rizal Sukma menjelaskan bahwa tidak selamanya campur tangan asing yang menimbulkan adanya separatisme di Indonesia, bahkan pada kasus Gerakan Aceh Merdeka campur tangan asing justru menimbulkan dampak positif yakni perdamaian anatara TNI dan GAM.
Photo Session bersama Pembicara, Panitia, dan Beberapa Peserta
Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh Dr. Surwandono yang menjelaskan tentang konflik yang terjadi di Mindanao. Selain itu, beliau menjelaskan beberapa separatisme dalam pandangan islam. Sekitar satu setengah jam kedua pembicara memaparkan materi tentang separatisme di Indonesia. Selanjutnya sesi tanya jawab untuk kedua pembicara tersebut. Para peserta antusias memberikan pertanyaan-pertanya kepada kedua pembicara. (Ibda Fikrina Abda)
Berita terkait:
Rizal Sukma: Separatisme di Indonesia, Tak Ada Kepentingan Asing (www.umy.ac.id)
Situasi Rapat Koordinasi FKMHII Wil. 4 di Ruang Sidang HI UMY-Kampus Terpadu UMY
Sabtu, 14 April 2012 diadakan rapat koordinasi Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia (FKMHII) Korwil 4. Kegitan ini merupakan agenda rutin FKMHII Korwil 4 yang termasuk didalamnya KOMAHI UMY beserta UPN, UGM, UNISRI, UNRIYO, UWH,dan UNDIP.
Pada rapat FKMHII kali ini KOMAHI UMY ditunjuk untuk menjadi tuan rumah pelaksana. Bertempat di ruang Simulasi Sidang HI Universitas Muhammadiyah Yoyakarta, Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Marissa dari UNISRI selaku ketua Presidium Nasional FKMHII Koordinator Wilayah 4. Rapat koordiansi untuk bulan ini fokus pada pembahasan PSNMHII yang akan segera dilaksanan pada pertengahan bulan April ini, serta membahas tentang Pedoman Dasar Forum Komunikasi Mahasiswa HI se-Indonesia.
Rencananya, Pertemuan Sela Nasional Mahsiswa Hubungan Internasional se-Indonesia XXIV akan dilaksanakan enam hari berturut-turut mulai dari tanggal 22 April 2012 - 26 April 2012. Tuan rumah untuk PSNMHII XXIV tahun ini Universitas Paramadina, Jakarta. PSNMHII merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh FKMHII sebelum dilaksanakannya pertemuan tahunan yang dikenal dengan istilah PNMHII yang direncanakan akan dilangsungkan di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. (Nizar)

Suasana kantin selatan begitu ramai pada pukul 11.00 hari Selasa (10/4/2012). Pasalnya, KOMAHI kembali menghadirkan acara Stand Up Comedy KOMAHI yang pada waktu sebelumnya di laksananakan di Lobi FISIPOL. Kali ini pembukaan di mulai dengan sedikit guyonan yang disuguhkan oleh salah satu dosen HI, Bapak Bambang Wahyu Nugroho, S.IP., M.A.
Sedikit cuplikan dari lawakan beliau, “Saya pernah didatangi setan. Pada saat itu, si setan membawa clurit. Waktu cluritnya didekatkan di saya, saya membaca tulisan ‘made in China’. Dan saya juga pernah didatangi bidadari cantik yang memakai selendang. Dan saya lihat selendangnya juga bertuliskan ‘made in China’. Saya berfikir betapa hebatnya China bahkan bisa sampai mengekspor barang-barangnya sampai ke akhirat. Lalu bagaimana kabar Indonesia? Yang di ekspor di dunia nya saja masih tidak laku-laku…”
Guyonan Pak Bambang pun serta merta diikuti oleh gelak tawa mahasiswa yang juga sambil menikmati beberapa makanan di kantin. Acara selanjutnya giliran para mahasiswa yang maju sebagai comic. Hadir dua comic pada kesempatan kali ini yaitu Luthfi Maulana Hakim, dan Sandi mahasiswa semester 6 jurusan Ilmu Hubungan Internasional.
Januari Pratama N (HI,2011),“Bagus acaranya, tapi lebih di galangin lagi. Maksudnya kan sebenarnya mahasiswa itu masih banyak yang memiliki bakat untuk menjadi comic. Ya.. lebih giat mencari mahasiswanya aja. Sebenarnya acara ini sangat seru banget. Tapi juga kayaknya publikasi masih kurang. Yaa coba lebih di publish, pasti mahasiswa makin banyak juga yang tertarik untuk datang ataupun menjadi komik. Tapi yang jelas,acaranya bagus kug!”. Yuni Ismi Alfiani (HI,2011),“Seru!! Lanjutkan!!”. Begitulah kiranya tanggapan dari mahasiswa yang menyaksikan Stand Up Comedy KOMAHI part II ini.
Bagi teman-teman yang belum sempat menyaksikan baik Stand Up Comedy KOMAHI part I dan part II, tidak perlu khawatir. Karena acara ini di selenggarakan setiap dua minggu sekali. Dan bagi mahasiswa yang berminat untuk menjadi comic pada Stand Up Comedy KOMAHI selanjutnya, bisa menghubungi Ahmad Syaiful atau MZ Saddam, mahasiswa HI 2008. Salam KOMAHI!! (Deansa)
KOMAHI UMY melalui Divisi Bahasa dan Budaya mengadakan Seminar Pendidikan dan Budaya Perancis dengan mengangkat tema "Time to Explore France More". Seminar ini akan diadakan pada hari Kamis tanggal 12 April 2012 pkl. 09.00 WIB-12.00 WIB bertempat di Ruang Sidang AR-Fachruddin B Lt. 5. Kontribusi kegiatan ini Rp.10.000, anda akan mendapatkan fasilitas antara lain: Sertifikat, Snack, DIC Stamp, Info Beasiswa di Perancis, dan Pin.
CP: David Afriwinsyah (085315159055)
Informasi selanjutnya dapat anda simak pada gambar berikut. *tanggal pelaksanaan kegiatan berubah menjadi Kamis, 12 April 2012 dengan tempat dan waktu yang sama.
CP: David Afriwinsyah (085315159055)
Informasi selanjutnya dapat anda simak pada gambar berikut. *tanggal pelaksanaan kegiatan berubah menjadi Kamis, 12 April 2012 dengan tempat dan waktu yang sama.
Pengurus KOMAHI UMY dan Anak Panti Asuhan Nailunnajah pada saat sesi foto bersama
Seringkali dalam hidup kita sering mengesampingkan hal kecil remeh temeh dengan tidak memerdulikan keadaan sekitar. Dalam hidup, setiap manusia di ciptakan berbeda-beda. Ada yang berkecukupan dan ada yang tidak. Mereka yang tidak berkucukupan kadangkala tidak di perhatikan oleh kita, para Mahasiswa, yang memproklamirkan diri sebagai Agent of Change. Sebagai seorang intelektual yang memiliki kemampuan yang berlebih sudah seharusnya kita peduli dengan mereka yang tidak berkecukupan dengan saling berbagi untuk mewujudkan keadaan peka sosial antar sesama.
Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berusaha mewujudkan rasa berbagi kepada sesama dengan mengadakan kegiatan “KOMAHI Berbagi” yang merupakan acara bakti sosial yang di kemas dalam berbagai rangkaian acara di dalamnya mulai dari training motivasi, akustikan, kerja bakti, bazaar murah dan lomba. Pada pelaksanaanya di bulan Maret 2012 ini bertempat di Panti Asuhan Nailunnajah, Piyungan Bantul. Komahi Berbagi dikemas selama 2 hari yakni, hari Sabtu-Minggu tanggal 24-25 Maret 2012.
Acara dimulai dengan training motivasi yang di bawakan oleh Pak Tri dari CDC (Career Development Center) UMY dengan materi membangun motivasi belajar untuk anak-anak Panti Asuhan Nailunnajah. Traning motivasi ini di kemas secara menarik termasuk adanya games didalamnya yang membuat anak-anak Panti Asuhan Nailunnajah sangat antusias mengikutinya. Hari pertama ditutup dengan pertunjukkan akustikan yang diramaikan oleh pengurus Komahi UMY bersama dengan anak Panti Asuhan Nailunnajah.
Kerja bakti membersihkan sekitar Panti Asuhan Nailunnajah menjadi pengawal hari Minggu pagi yang cerah. Acara Komahi Berbagi lalu di lanjutkan dengan Bazaar Murah Sandang yang di gelar di halaman Mesjid Miftahul Huda. Sandang yang dijajakan dalam bazaar murah ini merupakan hasil dari pengumpulan baju layak pakai dari Mahasiswa HI UMY. Animo Masyarakat dusun Munggur pun luar biasa untuk meramaikan stand bazaar murah Komahi UMY. Hasil dari bazaar murah ini disumbangkan untuk perbaikan infrasturktur Panti Asuhan Nailunnajah. Lomba yang digelar dalam Komahi Berbagi juga tak kalah seru. Anak-anak Panti Asuhan Nailunnajah sangat antusias mengikuti loba mulai dari estafet tali hingga memasukkan paku dalam kelereng.
Rangkaian acara Komahi Berbagi di akhiri dengan penyerahan dana sumbangan yang telah berhasil dikumpulkan dalam pelaksanaan acara ini dari KOMAHI UMY yang diwakili oleh Anis Abdillah selaku Ketua KOMAHI UMY periode 2011-2012 kepada pengurus Panti Asuhan Nailunnajah.
Dengan adanya kegiatan “Komahi Berbagai” ini merupakan perwujudan dari sikap saling berbagi antar sesama. Di perlukan adanya keseimbangan antara akadameik dengan rasa berbgai dengan mereka yang belum berkecukupan. Mari wujudkan kepedulian Intelek HI dengan berbagi kepada sesama. (Adit)
IRs News- AS, Kamis (22/3/2012), Presiden Lee Myung-bak mengungkapkan bahwa Korea Selatan dan Amerika Serikat tengah membahas tentang ekstensi jangkauan rudal Korea Selatan. Presiden Lee mengungkapkan hal itu di Wall Street Journal dan media asing lainnya dalam edisi hari Kamis. Hal tersebut dalam tanggapan Presiden Lee mengenai rudal Korea Utara yang akan diluncurkan bulan depan dan dapat diperkirakan akan mencapai sampai pulau Jeju.Untuk itu, ada kebutuhan untuk memperluas jangkauan rudal bagi Korea Selatan. Ia mengatakan pemerintah Washington memahami posisi ini dan menambahkan bahwa kedua negara diharapkan untuk mencapai kesepakatan segera.
Presiden menyatakan bahwa kedua negara sependapat akan meningkatkan jangkauan rudal antara kedua negara, berkenaan dengan pertimbangkan perubahan situasi dewasa ini.
Ungkapan itu diisyaratkan pula bahwa peningkatan jangkauan rudal itu hampir tercapai pada kenyataannya, yakni memperluas pembatasan jangkauan rudal yang ditetapkan dalam pedoman rudal bilateral sekarang.
Menurut pedoman rudal antara Korea Selatan dan Amerika Serikat saat ini yang diperbaiki pada tahun 2001, Korea Selatan tidak memiliki rudal balistik seberat 500 kg dan jangkauan jarak tembak 300 km lebih. Dalam rangka mencegah penyebarluasan senjata pemusnah massal -WMD, Amerika Serikat menyerahkan payung nuklir sebagi penangkal, sementara Korea Selatan tidak dapat memiliki rudal balistik. Namun, pedoman rudal yang telah melebihi jangka waktu 10 tahun sejak dibuat, ada tuntuntan kebutuhan sesuai kenyataan sekarang.
Dengan demikian, pihak Korea Selatan tetap meminta adanya peningkatan jangkauan terhadap rudalnya kepada pihak Amerika Serikat. Perubahaan syarat atau situasi nyata saat ini yang diungkapkan oleh Presiden Lee tiada lain adalah perkembangan kemampuan jangkauan rudal milik Korea Utara. Roket jarak jauh yang diluncurkan oleh Korea Utara pada tahun 2009 mampu meluncur hingga jarak sekitar 3.200 km.
Pihak Pyeongyang-Korea Utara menegaskannya sebagai peluncuran satelit Kwangmyongsong-2, akan tetapi dunia internasional menganggap sama setingkat kemampuan rudal, karena teknologi peluncuran satelit dan rudal balistrik dinilai sama saja.
Sehubungan dengan itu, Presiden Lee mendesak perlunya perbaikan pedoman itu demi meningkatkan jangkauan jarak jauh rudal agar menghadapi rudal Korea Utara yang mampu meluncur sampai ke pulau Jeju.
Lebih jauh dikatakan, pihak Amerika Serikat telah setuju secara khusus untuk membuat strategi bersama antara Korea Selatan dan Amerika Serikat. Dengan mempertimbangkan perkembangan pembahasan selama ini, kedua pihak mungkin akan berupaya meningkatkan jangkauan jarak jauh rudal Korea Selatan hingga mencapai 1.000 km. (SpontaNews-KOMAHI)
Agenda Seminar Menulis Skripsi "Mari Terampil Menulis Skripsi" merupakan kali pertama (perdana) tahun ini yang dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Maret 2011, bertempat di Ruang Sidang Fisipol lantai 1 gedung Ki Bagus Hadikusumo, acara yang dimulai pada pukul 13.00 WIB ini menghadirkan narasumber bapak Adde Marup Wirasenjaya, S.IP.,MA dan bapak Bambang Wahyu Nugroho, S.IP., MA yang keduanya merupakan dosen di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiayah Yogyakarta, Yogyakarta.
Dihadiri sekitar 50 mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional UMY. Ada sedikit perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, mayoritas peserta adalah mahasiswa angkatan 2011 sebagai angkatan termuda. Suatu awal yang baik dimana pada tahun-tahun sebelumnya peserta didominasi oleh mahasiswa yang akan mengambil skripsi.
Seminar Ini bertujuan untuk membekali mahasiswa untuk menghadapi kesulitan-kesulitan yang biasa dihadapi dalam penulisan skripsi. Selain itu kedua narasummber juga menjelaskan metode penulisan skripsi yang baik dan benar. Sehingga mahasiswa bisa menghindari kesalahan-kesalahan yang umum dalam penyusunan skripsi.
Seminar Menulis Skripsi ini adalah agenda rutin dari Divisi Penelitian KOMAHI UMY yang telah dilaksanakan dari tahun ke tahun. Rencananya pada bulan April dan Mei mendatang KOMAHI UMY akan mengadakan acara serupa untuk memberikan pemahaman lebih lanjut pada mahasiswa tentang skripsi. (nizar)





