Pemimpin Muda Dunia, Dari Plagiat Tesis, Mantan Aktor, Hingga Baby Face

TREN pemimpin muda sedang digaungkan oleh banyak Negara. Hal ini membuat banyak tokoh muda melejit jadi pemimpin negara atau pemerintahan. Para pemimpin muda ini berhasil menarik hati para kaum milenial berkat hobi yang unik, paras yang rupawan, hingga kontroversi yang diciptakan, sekalipun telah terpilih sebagai pemimpin negara. Siapa saja mereka? Check it out! (cha/ejak)

  1. Perdana Menteri Kanada : Justin Trudeau

Pemilik nama lengkap Justin Pierre James Trudeau merupakan Perdana Menteri Kanada di usianya yang dapat dibilang cukup muda yaitu pada usia 43 tahun. Siapa yang menyangka bahwa seorang Trudeau sebelum menjadi PM Kanada sempat menjadi aktor di film The Great War.

Trudeau memiliki cara unik dalam berdiplomasi. Beliau menggunakan kaos kaki sebagai alat diplomasi fashion. Contohnya pada saat parade Torronto 2017, beliau menggunakan kaos kaki berwarna-warni untuk memperingati LGBT dan sulaman ucapan Idul Fitri dalam Bahasa Arab.

Trudeau meraih gelar sarjana dalam bidang sastra dari McGill University dan gelar sarjana pendidikan dari University of British Columbia. Setelah lulus, ia bekerja sebagai pengajar Ilmu Sosial dan Bahasa Perancis di West Point Grey Academy dan Sir Winston Churchill Secondary School di Vancouver, British Columbia. Sejak 2002 hingga 2004, ia mempelajari ilmu teknik di Université de Montréal. Ia juga sempat mengikuti pendidikan untuk meraih gelar master dalam bidang Geografi Lingkungan di McGill University, sebelum akhirnya berhenti dari pendidikannya untuk berkarier di ranah publik.

Perempuan di Kanada sangat mengidolakan sosok Trudeau akibat banyak kebijakannya yang menggambarkan sosoknya sebagai seorang feminis, misalkan dengan kebijakannya yang memperpanjang kebijakan cuti melahirkan menjadi 18 bulan! Dibandingin Indonesia? 3 bulan aja!

Kebijakan Trudeau lain yang dianggap populis adalah keputusannya menerima Imigran. Pemerintahan Trudeau memiliki kebijakan yang sangat terbuka di bidang imigrasi. Bahkan pada 2016, Kanada menerima tidak kurang dari 40.000 pengungsi dari Suriah. Bahkan pada tahun 2017-2018 Kanada akan menerima 300.000 imigran dari seluruh dunia.

Dan mungkin tak banyak dari Hi-ers yang tau bahwa Tredeau ternyata memiliki keturunan Indonesia, lho! Diketahui bahwa ibu dari Trudeau memiliki kakek yang lahir di Makassar. Thomas Kirkpatrick Bernard, buyut Justin Trudeau dari ibunya, lahir di Makassar pada tahun 1891 dan baru bermigrasi ke Kanada pada tahun 1906.

Masih bisa disebut Bugis ga ya Trudeau?

  1. Presiden Meksiko : Enrique Pena Nieto

Enrique Pena Nieto ini Presiden Meksiko ke-57, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai gubernur negara bagian Meksiko. Nieto sangat tertarik terhadap politik bahkan sejak kecil. Kemudian berhasil menjadi gubernur termuda di Meksiko , yakni 39 tahun.

2016 sepertinya menjadi tahun yang sulit bagi Nieto akibat tersangkut begitu banyak masalah. Yang pertama, Nieto mendapatkan tuduhan plagiarism pada tesis yang ia kerjakan, waduh. Menurut laporan, 197 dari 682 paragraf tesis Nieto meniru sejumlah penulis, mulai dari sejarahwan Meksiko, Enrique Krauze, sampai ke akademisi dari Universitas New Mexico, Linda Hall.

Kontroversi kedua, mengenai meet up-nya dengan salah satu kandidat presiden AS untuk membahas tembok pembatas AS-Meksiko. Rakyat Meksiko menganggap pertemuan tersebut terlalu mendadak dan merasa bahwa Nieto mulai tidak memperhatikan masyarakatnya sendiri.

Meski memiliki banyak kontroversi, namun sejatinya Nieto dan aktivitasnya selalu dinantikan oleh Netizen! Ini dibuktikan dengan studi yang dikeluarkan oleh Burston-Marsteller, bahwa Nieto memiliki total pengikut media sosial yang hampir mencapai 6 juta orang, meskipun angka ini masih kalah jika dibandingkan presiden RI, Joko Widodo.

Hati-hati, Nieto juga memiliko hobi tinju, lho! Ia selalu meluangkan waktu seminggu sekali untuk berlatih tinju di kediamannya, Nieto bahkan sangat mengidolakan sosok Rafael Marquez (Petinju Meksiko), dan tak segan untuk hadir di lapangan langsung mendukungnya.

  1. Presiden Perancis: Emmanuel Macron

Kemenangan Emmanuel Macron pada pemilihan presiden Perancis 2017 silam, telah mencatat sejarah baru.  Macron menjadi pimpinan Perancis termuda sejak era Napoleon Bonaparte.

Dengan jalur yang tak biasa, perjalanan hidup seorang Macron sering diibaraktan bak dunia dongeng, karena berhasil menjadi pemimpin tertinggi di Perancis, padahal masih berusia 40 tahun, saat itu. Setelah lulus sekolah elit France Graduate School ENA, Macron langsung bekerja sebagai pegawai negeri.

Ia telah berhasil menjadi perhatian publik, ketika di usia yang masih cukup muda, 30 tahun, Macron menikahi Marries Briggitte Trogneux yang tak lain merupakan mantan gurunya ketika sekolah, dengan perbedaan usia yang mencapai 24 tahun!

Setahun berselang, ia pun mulai menekuni pekerjaan sebagai banker investasi, sampai kemudian berhasil menduduki posisi tertinggi yakni CEO Rothschild Bank di usia yang masih sangat muda, ya ibarat Sandiaga Uno di Indonesia-lah.

Bedanya, Sandiaga mendongkrak posisinya dari CEO menjadi Wakil Gubernur, namun Macron berhasil menjadi Menteri Ekonomi pada 2014 dibawah pimpinan Francois Hollande.

  1. Perdana Menteri Yunani : Alexis Tsipras

Tsipras merupakan perdana menteri termuda dalam sejarah Yunani sejak 1865 dan yang pertama yang disumpah secara sipil bukan secara keagamaan. Pada rapat kabinet baru pertama. Ia sudah kontroversi, semenak Tsipras memaparkan prioritas pemerintahannya diawal terpilihanya ia sebagai presiden, yang kebanyakan bertentengan dengan kebijakan presiden terdahulu, antara lain: Melawan krisis kemanusiaan di Yunani, negosiasi dengan Uni Eropa dan (IMF) soal restrukturisasi utang Yunani, dan penerapan janji-janji Syriza seperti penghapusan kebijakan privatisasi yang dikeluarkan pemerintahan periode sebelumnya.

Istrinya adalah seorang teknisi listrik dan komputer bernama Peristera Batziana. Ibarat cerita dalam film #TemanTapiMenikah, Tsipras juga mengenal istrinya semenjak berumur 13 tahun, sampai kemudian satu SMA, dan bersama-sama ketika menjadi anggota Pemuda Komunis Yunani.

Jangan berbicara sepakbola dengan Tsipras, karena Ia adalah seorang ‘Gate 13’ (julukan untuk penggemar tim sepakbola Panathinaikos), maklum, Tsipras dibesarkan persis disamping Apostolos Nikolaidis Stadium (stadion utama Panathinaikos).

Pada saat pelantikannya menjadi PM Yunani, Ia mendapatkan kontoversi akibat tindakannya yang menentang Gereja Ortodoks untuk melakukan sumpah Alkitab. Ini dikarenakan, Tsipras mengaku sebagai seorang ateis. Ia merupakan satu dari empat pemimpin ateis yang terkenal di Uni Eropa (bersama Francois Hollande, Miloš Zeman, dan Zoran Milanovi).

  1. Kanselir Austria: Sebastian Kurz

Kepikira ga Hi-ers kalian ngapain di usia 31 tahun? Menikah? Kuliah? Atau pengangguran?

Namun, hal ini ga berlaku bagi sosok Sebastian Kurz yang dinobatkan sebagai pemimpin dunia termuda di usia 31 tahun. Hal ini tentu merupakan berita yang sangat mengejutkan, akibat Kurz bahkan baru menjadi anggota parlemen selama 4 tahun ketika menjadi perdana menteri. Setalah itu, Kurz langsung menggebrak dengan menjadi Menteri termuda dalam sejarah Austria, bahkan Menlu termuda di dunia, karena menjabat di usia 27 tahun.

Jika para pemimpin muda dunia identik dengan gaya kepemimpinan yang liberal, dengan gaya anak muda-nya. Namun, Kurz tampil berbeda dengan gaya konservatif dalam berbagai isu lokal maupun internasional. Akibat hal ini bahkan Kurz sering dijuluki sebagai Trudeau dan Macron versi konservatif.

Pada Mei 2017 silam, Kurz yang memilih drop out dari studi hukumnya untuk berpolitik, dipilih partainya menjadi ketua umum. Tanpa basa basi, dia langsung menyudahi grand coalition dengan partai berkuasa Partai Sosial Demokrat yang kemudian memicu pemilu dini.

Dua tahun lebih muda dari pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, Kurz adalah sosok yang beraliran keras dalam isu imigrasi dan Islam. Isu-isu inilah yang menjadi salah satu hal yang membuat popularitasnya meroket.

Di tahun 2016, dia memerintahkan penutupan jalur Balkan yang kerap dipakai imigran untuk memasuki Austria. Dia juga meluncurkan legislasi yang melarang pendanaan mesjid oleh negara asing, serta pelarangan pemakaian burka di tempat umum.

Kurz telah berjanji akan terus membatasi jumlah pengungsi dan imigran ilegal yang memasuki Austria, serta memperketat penjagaan perbatasan Austria. Ada kekhawatiran kebijakan politik Kurz menjadi semakin konservatif.

Tentang KOMAHI UMY 28 Articles
Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KOMAHI UMY) diresmikan pada 8 Agustus 1988, dan merupakan satu-satunya himpunan mahasiswa jurusan di prodi HI. Website dan semua media sosial KOMAHI UMY, dikelola oleh Divisi Pers Mahasiswa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*